# Advisory — Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pengguna E-Wallet di Kalangan Mahasiswa

Job: 1

---



**Advisory Pembimbing**

**Apa yang angka bilang (bahasa sederhana).** Model Anda menjelaskan 0.3043 varians loyalitas; sisanya 69.57% belum terjelaskan. Tulang punggungnya satu: Kepuasan→Loyalitas = 0.446 (efek medium, f2 = 0.241). Kepercayaan→Loyalitas = 0.1955, masih kecil tapi hidup. Kualitas→Loyalitas = 0.0524, f2 = 0.0037 — di bawah ambang 0.02, artinya variabel ini praktis mati di konteks sampel Anda. R2 = 0.0 untuk tiga konstruk eksogen itu normal di PLS; bukan bug. HTMT tertinggi 0.5908 masih jauh di bawah threshold 0.85, jadi validitas diskriminan aman. Bootstrap 200x sudah di-run.

**Verdict yang tidak bisa Anda tolak.** Artefak menyatakan *belum_ada_celah_jelas* karena 1309 karya relevan sudah ada. Anda tidak boleh mengaburkan ini. Namun, 1309 itu hasil match keyword deterministik, belum tentu 1309 model tiga-konstruk identik. Celah Anda kemungkinan ada di *konteks*, bukan di variabel baru generik.

**Tiga langkah sebelum retest.**
1. Buang atau redefinisi Kualitas (f2 = 0.0037 tidak menyelamatkan novelty). Jalankan ulang 2-prediktor: Kepercayaan + Kepuasan. Target R2 Loyalitas ≥ 0.45.
2. Tambah satu moderator kontekstual spesifik — sektor, kanal digital, atau tahap siklus hidup merek — yang secara eksplisit memotong overlap dengan 1309 literatur. Ini cara Anda menggeser klaim dari "variabel baru" ke "replikasi kontekstual."
3. Laporkan N, SE, t-stat per path. VIF dan Shapiro-Wilk belum ada di artefak; asumsi normalitas/linearity tak terverifikasi. SKIP_ORACLE berarti model belum tervalidasi eksternal; sebelum klaim signifikansi, jalankan hold-out atau cross-sample.

**Catatan gaya naskah.** Di Bab Hasil, tulis: "Efek f2 = 0.0037 menunjukkan kualitas berfungsi sebagai *table-stakes*, bukan pembeda loyalitas di konteks ini." Kalimat itu mengubah kelemahan jadi temuan, bukan kegagalan. Di Pembahasan, jangan klaim generalisasi sampai moderator kontekstual masuk dan R2 naik.

**Yang saya skip:** detail narasi LLM untuk 1309 literatur belum ada; minta analisis LLM terpisah sebelum finalisasi Bab Tinjauan.

---

## Checklist Etika Riset (KEPK & UU PDP)

- [ ] **Ethical clearance KEPK** — riset ini terdeteksi melibatkan subjek manusia (responden/informan). Jurnal SINTA 1-2 dan Scopus umumnya mewajibkan surat kelayakan etik.
- [ ] **Informed consent** — pastikan ada lembar persetujuan yang menjelaskan tujuan, risiko, hak menarik diri, dan kerahasiaan.
- [ ] **Anonimisasi** — nama, NIK, nomor telepon, dan email tidak boleh muncul di lampiran publik.
- [x] **PII otomatis diredaksi** oleh pipeline sebelum data dikirim ke layanan eksternal (OpenAlex/LLM) dan sebelum masuk paket lampiran.

_Catatan: checklist ini bantuan administratif, bukan pengganti keputusan Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) atau penasihat hukum._
